Rabu, 26 September 2012

Asam, Basa, dan Garam


Tahukah kamu, 

 Apa yang menyebabkanrasa masam pada berbagai buah yang kita makan dalam kehidupan sehari-hari? mengapa saat kita mandi, dan tak sengaja menelan air sabun terasa pahit? Rasa masam pada berbagai buah ternyata disebabkan adanya zat tertentu dalam buah ayng disebut asam. Rasa pahit pada sabun tenyata disebabkan oleh zat tertentu yang disebut basa dalam sabun tersebut. Asam dan basa dapat membentuk suatu senyawa tertentu yang disebut garam. Garam dapur adalah salahsatu contoh senyawa yang dihasilkan oleh reaksi antara asam dan basa, dah tahu kan sekarang:)

 asam adalah zat (senyawa)yang menyebabkan rasa masam pada berbagai materi. berdasarkan asal terbentuknya asam dapat dibedakan menjadi asam organik dan asam mineral.
asam-asam yang diperoleh secara alami dari hewan dan tumbuhan disebut dengan asam organik.
contoh tumbuhan yang menghasilkan asam asam tertentu:

1. asam sitrat adalah senyawa yang menyebabakan rasa masam pada buah jeruk dan lemon.
2.asam maleat senyawa yang menyebabkab rasa masam pada buah apel dan pir.
3. asam tartrat adalah senyawayang menyebabkan rasa masam pada buah anggur.
4. vitamin C yang terdapat pada berbagai buah dan sayuran sebenarnya juga merupakan asam yaitu asam askorbat.
5. asam asetat (CH3COOH) dihasilkan dalam proses pembuatan minuman beralkohol dan anggur.
6. asam benzoat dihasilkan dari tanaman genus styrax
asam organik yang dihasilkan oleh berbagai hewan bahkan juga tubuh kita :)

1. semut menghasilkan asam format (HCOOH) atau asam semut untuk mempertahankan dirinya dari serangan hewan lain.
2. sengatan lebah akan terasa sakit di kulit karena mengandung asam
3. di dalam lambung kita menghasilkan asam lambung/ asam klorida (HCL) untuk mencerna makanan yang kita makan.
4. beberapa bakteri tertentu dapat menghasilkan asam asetat.

seiring dengan semakin berkembangnya ilmu kimia, para ahli kimia kemudian dapat membuat berbagai jens asam dari berbagai bahan mineral. asam yang diperoleh dari mineral ini disebut asam mineral
contoh asam mineral:
1.asam sulfat(H2SO4)
2.asam klorida(HCL)
3. asam Nitrat(HNO3)
4. asam fosfat (H3PO4)

jika asam dilarutkan dalam air akan membentuk larutan yang bersifat asam, yang disbut larutan asam. asam yang terdapat dalam berbagai buah dan sayurran tergolong asam yang tidak berbahaya bagi tubuh kita. akan tetapi banyak di antara berbagaiasam yang sangat berbahaya jika terkena tubuh kita, karena dapat merusak kulit. oleh karena itu kamu jangan mencicipi asam jika tidak mengetahui dengan benar bahaya tidaknya asam-asam tersebut.

 Basa adalah zat (senyawa) yang dapat bereaksi dengan asam, menghasilkan senyawa yang disebut garam. sifat basa umumnya ditunjukkan dengan rasa pahit dan licin. contonya: sabun. meskipun demikian tidak dianjurkan bagi kamu untuk mencicipi suatu materi untuk memeriksa apakah materi itu bersifat basa atau tidak.
basa yang dapat larut dalam air disebut alkali. beberapa hewan tertentu juga menghasilkan basa untuk mempertahankan diridari serangan hewan lain, misalnya sengatan tawon.
beberpa contoh basa:
  1. amonia((NH3) digunakan sebagai pembersih kaca.
  2. amonium hidroksida (NH4OH) digunakan dalam pupuk
  3. kalsium hodroksida (Ca (OH)2) digunakan untuk para petani untuk mengurangi keasaman tanah.
  4. aluminium hidroksida (Al(OH)3) digunakan dalam obat sakit maag.
Indikator Asam-Basa:

untuk mengetahui suatu larutan bersifat asam atau basa salahsatunya dapat menggunakan indikator asam-basa. indikator adalah zat yang warnanya berbeda dalam lingkungan basas dan lingkungan asam.
salahsatu contoh indikator yang digunakan untuk mengetahui sifat asam dan sifat basa suatu larutan adalah indikator dalam bentuk kertas yang disebut kertas lakmus, kertas lakmus terdiri dari kertas lakmus biru dan kertas lakmus merah.
  • dalam larutan asam kertas lakmus biru akan berubah warna menjadi warna merah.
  • dalam larutan basas, kertas lakmus merah akan berubah warna menjadi biru
  • jika dalam suatu larutan dicelupkan kertas lakmus merah dan kertas lakmus biru secara bersamaan, ternyata pada kedua  kertas lakmus tersebut tidak terjadi perubahan warna, maka hal itu menunjukkan bahwa larutan itu tidak  bersifat asam maupun basa. larutan yang tidak bersifat asam maupun basa disebut larutan netral.
tingkat keasaman suatu larutan (derajat keasaman) dapat dinyatakan dengan satuan pH. skala pH berkisar antara 0-14
  • jika pH larutan < 7, berarti larutan bersifat asam
  • jika pH larutan > 7, berarti larutan bersifat basa
  • jika pH larutan = 7, berarti larutan bersifat netral
  • semakin kecil harga pH, berarti semakin kuat sifat asam dan semakin lemah sifat basa.
  • semakin besar harga pH, berarti semakin kuat sifat basa  dan semakin lemah sifat asam.
untuk mengetahui nilai pH suatu larutan sehingga kita dpat menentukan tingkat kesaaman suatul arutan dapat dilakukan menggunakan indikator universal. indikator universal berupa kertas dengan rangkaian warna tertentu. indikator universal memberikan warna yang berbeda untuk nilai pH yang berbeda dengan rentang tertentu. saat kita mencelupkan kertas indikator univeral ke dalam suatu larutan jika terjadi perubahan warna pada kertas kita dapat ,mengetahui berapa nilai pH dari larutan tersebut dengan  cara mencocokannya dengan peta warna dalam kemasan kertas indikator. peta warna dalam kemasan indikator universal merupakan rangkaian warna di mana pada warna tertentu meunjukkan nilai pH tertentu. 
untuk mengukur pH larutan selain dengan menggunakan kertas indikator universal juga dapat menggunkan suatu alat yang disebut pHmeter. dengan menggunakan alat ini nilai pH langsung terlihat begitu alat pHmeter dicelupkan ke dalam larutan.

 Garam adalah senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi asam dan basa. reaksinya disebut reaksi netralisasi. garam yang dihasilkan dari reaksi ini dapat bersifat asam, bersifat basa, maupun bersifat netral.
berdasarkan sifatnya garam dibedakan menjadi 3 macam, yaitu garam netral, garam asam, garam basa.
  1. garam neral adalah garam yang terbentuk dari basa kuat dengan asam kuat. garam ini bersifat netral dan mempunyai pH = 7. contoh NaCl, KCl, K2SO4, MgSO4,NaNO3,KBr,NaBr, dan lain-lain.
  2. garam asam adalah garam yang terbentuk dari basa lemah dan asam kuat. garam ini bersifat asam dan mempunyai pH<7. contoh: NH4NO3,NH4Cl,(NH4)2SO4,dan lain-lain.
  3. garam basa adalah garam yang terbentuk dari basa kuat dan asam lemah. garam ini bersifat basa dan memilik pH >7. contoh: NaCN,CH3COONa,K2CO3,KCN,KF,BaCO3, dan lain-lain.



;

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar